Pemain Timnas Indonesia U-19 Yang Pulang Dari Spanyol: Jangan Anggap Sepele Corona
Pemain timnas Indonesia U-19 yang kini sedang berkarier besama Gimnastica Ceuta di Spanyol, Khairul Imam Zakiri, sudah pulang ke Indonesia pada hari Senin lalu (16/3). Sesampainya di Tanah Air, Zaki langsung mengkarantina diri demi mempersempit penularan virus corona.
Melakukan karantina diri, menurut Zaki bukan berarti ia menderita penyakit yang disebut COVID-19 tersebut. Ia mengkarantina diri di rumah atas kesadaran diri sendiri karena baru datang dari Spanyol, negara dengan kasus corona terbanyak ketiga di dunia.
“Senin kemarin sudah sampai Indonesia karena di Spanyol sekarang semua kegiatan sepakbola dari pertandingan hingga latihan pun dilarang. Lantas saya minta izin pada klub untuk pulang,” ujar Zaki, ketika dihubungi.
“Kemarin di kota saya [Ceuta] sudah ada yang terpapar. Saya menyadari datang dari Spanyol, tapi saya tidak menunjukan gejala sakit corona apapun, hanya khawatir saja kalau saya bisa jadi pembawa virus. Maka dari itu saya mengkarantina diri di rumah selama 14 hari,” ujar Zaki menambahkan.
Adapun, tujuan Zaki melakukan karantina diri agar bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang tiba di Indonesia dari negara terpapar virus corona lainnya. Zaki juga tak mau kalau nanti ada orang-orang terdekatnya terpapar virus corona, sehingga Zaki benar-benar melakukan social distancing sebaik mungkin.
“Menurut saya masih ada kemungkinan orang dari luar negeri membawa virus. Jadi, lebih baik saya tidak banyak berinteraksi dengan banyak orang. Saya khawatir bisa menular walaupun saya belum pasti juga membawa virus atau tidak. Saya hanya berjaga-jaga saja sebaik yang saya bisa,” ujar Zaki.
“Bisa jadi saya tidak punya gejala, tapi saya bisa jadi pembawa virus,” kata Zaki menambahkan.
Sedang mewabahnya virus corona, Zaki pun mengimbau kepada rekan-rekannya di Indonesia agar lebih peduli lagi agar hidup bersih. Zaki tidak mau jika masyarakat Indonesia menyepelekan hal ini karena menurutnya bisa berakibat fatal seperti di negara ia berkarier, Spanyol.
“Saya harap semua orang di Indonesia lebih peduli lagi pada lingkungan sekitar. Mudah-mudahan di Indonesia penyebarannya tidak seperti negara-negara di Eropa. Semoga masyarakat Indonesia tidak menyepelekan hal ini karena bisa berdampak seperti negara-negara di Eropa saat ini,” ujar Zaki.